Friday, July 27, 2012

Kunjungan Hujan


Beberapa hari yang lalu hujan datang. Sebentar memang. Namun cukup menyejukkan bagi jiwa yang sedang  meranggas pelan-pelan. Aku tahu ini sebenarnya bukan waktunya ia datang,hanya saja sepertinya ia telah berkelana untuk mengumpulkan amunisi dari segenap uap samudera untuk akhirnya menemuiku di hari itu..


"apa kabar kau selama kemarau?" tanya hujan dengan nada suara yang seperti biasa,menentramkan.
"baik saja.."
"benarkah ?" tanya hujan lagi dengan rintik kian menderas.
ayolah, mengapa terus bertanya, tidakkah cerita-cerita yang kubisikkan pada angin sudah cukup untuk menerjemahkan semua?
"...."
"kau menyukaiku bukan ? " tanya hujan yag diiringi anggukku yang pelan
"kalau begitu kau harus kuat sepertiku.."

kemudian hujan meniada diantara senja.




memang betul itu ada, memang ada para pecinta diluar sana,,
pecinta yang Tuhan satukan (hanya) hatinya di dunia, kemudian Tuhan kekalkan jiwa dan cintanya, (cukup) di akhirat saja. 
Keduanya tidak sempat berjuang bersama di dunia (Buya Hamka)




No comments:

Post a Comment