Wednesday, August 14, 2013

Sesungguhnya Ia Telah Pergi


Peristiwa wafatnya Rasulullah. Ya, salah satu penggalan shirah yang paling (dan selalu) menggetarkan saya. Seolah membangunkan kembali hakikat iman dan ibadah, bahwa ianya bukanlah sedangkal romantisme masa lalu. Bahwa iman dan ibadah adalah sesuatu yang harus terus menyala, bahkan meskipun sang pembawa cahaya itu telah tiada.

*****
Mendengar kabar meninggalnya Rasulullah, Abu Bakar mengucapkan hamdalah dan "innalillahi wa inna ilaihi rajiun", sementara air matanya mengalir begitu derasnya. Denga hati tabah, diayunkannya langkah dengan tegap menuju rumah Rasulullah, Belum lagi ia sampai ke masjid, ia telah melihat malapetaka besar..
Kaum muslimin telah lupa daratan dan kehilangan kesadaran!

Bahkan Umar bin Khattab sendiri, seorang tokoh yang terkenal kukuh lagi tangguh, berdiri di hadapan khalayak ramai dengan menghunus pedangnya, sambil menyerukan :

"Beberapa oknum dari golongan munafik mengatakan bahwa Rasulullah saw telah wafat, padahal demi Allah ia tidaklah wafat, ia hanya pergi menuju Khaliqnya sebagaimana dilakukan oleh Musa bin 'Imran. Demi Allah Rasulullah pasti kembali dan akan datang memotong tangan orang yang mengatakannya wafat. Ingatlah, siapa yang berani mengatakan Rasulullah saw wafat, akan saya penggal batang lehernya dengan pedangku ini!"

Namun kemudian berkatalah Abu Bakar Ash Shidiq:

"Hai, Kaum muslimin ! Barang siapa yang menyembah Muhammad, maka Muhammad telah wafat, dan barang siapa menyembah Allah, maka Allah tetap hidup dan tak akan mati!"

ucapan itu diiringi dengan membacakan ayat :

"Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh, kalian akan berbalik ke belakang, maka ia tidak akan dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun. Dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.."

Demi Allah..
kaum muslimin seakan-akan baru saja mendengarkan ayat ini untuk pertamakalinya. Dan mengenai Umar, demi diketahuinya dari kalimat-kalimat Abu Bakar bahwa itu adalah kematian yang sebenarnya, ia pun jatuh ke tanah tak sadarkan diri..

*****


Dan kini,

Siapa beribadah karena Ramadhan, ia telah pergi.

Siapa beribadah karena Allah, Ia abadi.


lalu, untuk siapa kau beribadah selama ini?

*****
apa kabar amalan-amalan di bulan Syawal ?

>.<

"If you really miss Ramadan and want the same feeling back, spend your days and nights as you did in Ramadan." - Shaykh Saad Tasleem

No comments:

Post a Comment