Tuesday, August 9, 2022

Papa Vega

August 09, 2022 2 Comments
" Ayah, tahu ga, sih? Nama anaknya Victor Axelsen itu Vega, lho..", kata Bintang suatu hari saat video call dengan ayahnya. "Lah, apa urusannya tahu nama anaknya?", tanya sang ayah kebingungan. "Ya..karena itu dia sering dipanggil Papa Vega sama penonton bulu tangkis". Bagi ayah mungkin info semacam itu terasa kurang penting (saha deui Victor Axelsen teh.. asa teu wawuh)😅 tapi bagi Bintang yang mulai jadi badminton lovers, info semacam itu penting untuk dicari dan diketahui. 

 --- 

 Beberapa waktu lalu di grup whatsapp komunitas Riung CM (komunitas belajar filosofi dan metode pendidikan Charlotte Mason di Bandung) kami mengobrol tentang pendapat CM bahwa "atensi anak akan secara alamiah merespon pesan yang disampaikan dalam bahasa sastrawi". Saya jadi teringat podcast dari Huberman Lab yang juga membahas tentang atensi. Di podcast tersebut Profesor Wendy Suzuki, neuoroscientist yang diundang sebagai bintang tamu, menjelaskan bahwa setidaknya ada 4 faktor yang membuat suatu hal mudah diingat atau mendapatkan atensi kita:

Wednesday, December 30, 2015

Tuan Hujan

December 30, 2015 2 Comments
Hai, lelaki kecil...
Kamu sedang apa? Menatap masa depan? Oh, kamu sedang memandangi dia..
Perkenalkan, sayang, namanya Tuan Hujan. Kau menyukainya? Bunda juga. Sangat. 
Kamu tahu, nak? Tuan Hujan ini memiliki banyak pekerjaan, selain membasahi bumi dan membawa keberkahan, kata orang hujan juga menyanyikan lagu. Iya, lagu..dan katanya hanya orang yang tengah menanggung rindu yang bisa mendengar lagu itu. Hujan juga sering memutarkan memori-memori lama. Ah, membuat orang terjebak nostalgia katanya. Ada lagi, bagi mereka yang ingin melupakan seseorang, mereka sering mengandalkan kemampuan hujan. Katanya, "usai sudah semua berlalu, biar hujan menghapus jejakmu.."
Tuan Hujan serba bisa, ya :)

Sunday, October 4, 2015

Malam Bersenang-senang

October 04, 2015 2 Comments

I'm just a little bit caught in the middle
Life is a maze and love is a riddle
I don't know where to go I can't do it alone I've tried
And I don't know why
("The Show"-Lenka)


Beberapa waktu ini entah mengapa saya merasa begitu kacau, rumit, dan kurang stabil. Seolah-olah semua hal yang saya lakukan tak beres dan tak memuaskan. Sebab apa?
Ah, pertanyaan ini juga yang selalu ditanyakan oleh suami saya. Dan saya tak pernah yakin betul apa jawabannya.

Pekerjaan rumah yang (seolah) tak kunjung beres?
Ya, bisa jadi. Kepala saya sering terserang cenat-cenut akut ketika melihat pekerjaan rumah belum beres. Beruntungnya saya dikaruniai seorang suami yang baik hati, lapang dada, dan ganteng (pujian berbayar :p ) yang akan tetap tersenyum ketika pulang ke rumah dan melihat banyak pekerjaan rumah yang belum beres dan dengan senang hati ia membereskannya. Enak dong? Harusnya iya..tapiii.. segera setelah itu saya akan diserang cenat-cenut akut lagi karena perasaan bersalah dan perasaan tak cukup baik menjadi istri. Duh.

Friday, September 18, 2015

Kecocokan Jiwa

September 18, 2015 0 Comments

Pada salah satu kajiannya, ustadz Salim A Fillah pernah berkata,

" Kahlil Gibran pernah menyatakan, jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Tidak. Cinta itu adalah anak dari kecocokan jiwa. Dan selama kecocokan jiwa itu tiada, cinta tak akan pernah hadir. Dalam hitungan tahun..bahkan milenia.

Sebab apa?
Ruh-ruh itu seperti pasukan yang ada di dalam kesatuan-kesatuan. Kalau mereka saling mengenal maka mereka itu mudah untuk sepakat. Kalau mereka tidak saling mengenal maka mereka gampang untuk berselisih.

Pasukan itu kenal satu sama lain pakai apa? Pakai sandi. Pakai kode. Kalaupun tidak bertemu, hatta terhalang bukit tapi kalau kodenya nyambung, maka merela sepakat.

Yang sama adalah rumus jodoh itu, kalau sama-sama hati mereka tunduk pada Allah, mengenal Allah swt, dan mengabdikan hidup ini untuk Allah.

Agama itu cara memandang hidup, cara memandang mati, cara memandang hidup setelah mati, cara memandang pencipta hidup dan mati, cara memandang pasangan, lingkungan, dan kesemua mahluk Allah swt.
Maka kesamaan dalam hal itu, kesejiwaan, adalah jaminan kebaikan bagi pernikahan."

*****

Tetiba terputar memori saat aku mengajukan pertanyaan terakhir di sesi "perkenalan" kita,

"Kenapa saya?"
"Apa?"
"Iya, kenapa memilih saya untuk menjalani proses ta'aruf ini?"

Aku sudah menebak kau akan menjawab dengan klise, "ya..karena lintang demikian, demikian.."

"Karena saya merasa ada kecocokan jiwa", jawabmu singkat.

Ah, oke. Skakmat. Selesai perkara.

*****
All of my doubt
suddenly goes away somehow
One step closer..
:')

Monday, August 24, 2015

Dormansi

August 24, 2015 0 Comments

Mungkin,
mungkin saja ini hanya seperti bebiji yang mengalami dormansi. Hanya tinggal menunggu kondisi yang tepat maka nanti kau akan melihatnya tumbuh dengan pesat.

Atau ini hanya layaknya merindunya padang ilalang pada hujan. Yang, meskipun entah kapan, ia yakini betul akan datang.

Ah, sudahlah.. apa perlu kunyanyikan untukmu sebuah lagu?

"Langit tak selamanya kelabu
Jangan larut dalam haru-biru
Bersabar selami waktu
Semua pasti berlalu..

Dan mentari yang kan bersinar
Memberi cahaya harapan
Bangkitlah raih impian capai masa depan.."

Lalu, jika semuanya tetap begini sampai nanti bagaimana?

Tak apa, seperti katanya, dunia ini kan sesaat. Iya. Sesaat..

Friday, April 17, 2015

Mengheningkan Cipta

April 17, 2015 0 Comments
Sudah lama sekali tidak berkunjung kemari. Ah, sebenarnya tidak juga. Saya sering sekali kemari, ingin kembali bercerita kesana kemari atau meracau. Tapi akhir-akhir ini selalu saja begitu prosesnya. Ketak-ketik. Hapus. Ketak-ketik. Hapus. Kemudian membuka tulisan-tulisan lama. Termenung. Kadang merasa yang menulis itu bukan saya.  Membacanya sambil tertawa, kadang tersenyum-senyum, atau kemudian tertohok sejadi-jadinya. Dan kemudian..Bintang bangun. Yak, pergi lagi dari sini...


"Sometimes, all we need to do is to remember our advice to others and follow it" 
-Syaikh Abdul Bary Yahya

yes..
indeed.

:'(



Wednesday, October 22, 2014

Hidup Seperti Vegetable Brownie

October 22, 2014 0 Comments


Percayalah ini bukan tulisan promosi produk Nutritiaflava..
(eh..tapi kok sebut merk? -_-")

Mungkin ada yang belum tahu vegetable brownie ? Ini adalah salah satu nama varian kue Nutritiaflava. Dari namanya saja pasti sudah bisa menebak kalau kue ini terbuat dari sayuran. Iya, kue ini berisi cincangan brokoli dan wortel. Awalnya saya juga tidak yakin kue dengan bahan yang lebih mirip bahan cap cay ini akan jadi kue yang enak. Tapi ternyata setelah dibuat rasanya enak.. T_T *terharu*. Dan ini bukan klaim sepihak, para konsumen juga banyak yang berpendapat begitu, hehe..

Thursday, October 16, 2014

Bosan (Lagi)

October 16, 2014 0 Comments

Hai, mau menyimak racauanku kembali ?
Ah, sebenarnya aku tidak yakin kau akan membacanya. Setidaknya tidak saat ini. Malam selarut ini mungkin kau sudah bermigrasi ke alam mimpi. Tapi tak apa, besok atau lusa tulisan ini masih ingin bisa kok kau baca..

Aku ingin kembali bercerita padamu tentang rasa bosan-jangan bosan, ya- dan juga beberapa rasa yang akhir-akhir ini aku khawatirkan. Pasti kau tahu bahwa diantara kita sebenarnya akulah mahluk yang lebih gampang merasa bosan. Ya, bahkan pada hal-hal yang menurutku menyenangkan. Dan tersebab oleh itu aku sungguh khawatir jika kisah kita pada akhirnya akan menjadi klise dan membosankan. Tidak hanya bagiku, mungkin justru bagimu, atau bagi kita berdua di saat yang bersamaan. Tak hanya itu. Aku juga mengkhawatirkan jika suatu saat emosi kita membadai. Yang seperti dikatakan teman kita, badai pasti berlalu tetapi biasanya ketika ia berlalu semuanya sudah porak poranda.

Wednesday, October 15, 2014

Prasangka

October 15, 2014 0 Comments


إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ 


"Hati-hatilah kalian terhadap prasangka."

Ah, betapa masalah prasangka adalah sesuatu yang sepertinya tak pernah sederhana. Bagaimana tidak ? Ia kadangnya bisa membuat kita tidak hanya memikirkan atau merasakannya selintas, pada tahap yang kronis prasangka tadi sangat mungkin berkembang menjadi suatu susunan pemikiran, kehendak, hal yang diyakini, dan pada akhirnya berujung pada perbuatan.

Ini sangat bisa terjadi pada siapa saja sepertinya. Ya, termasuk anda (dan apalagi saya, heuheu). Persis seperti kata bang Tere,

“Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.”

― Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin


Friday, October 10, 2014

Bosan

October 10, 2014 1 Comments

Hai, kamu..
sudah berapa waktu kita tidak bertemu ?

Akhir-akhir ini aku jadi curiga kau sudah membuat janji dengan hujan. Ya, membuat janji untuk mendatangiku jarang-jarang. Semenjak aku di sini, di tempat ramai tapi sepi ini, entah mengapa kalian terlihat tega membiarkan aku sendiri. Tapi aku selalu yakin kau juga seperti hujan, jika lama tak datang, ia hanya tengah berkelana mengumpulkan uap air terbaik dari segenap samudera untuk kemudian menemuiku dengan rinai terbaiknya.

Tuesday, October 7, 2014

Tentang Kamu

October 07, 2014 0 Comments

Kepada kamu yang entah bagaimana membuatku jatuh hati dan seringkali (atau hampir selalu?) menginspirasi.


Hai, kamu.. iya kamu..
sebenarnya aku ingin menuliskannya tadi pagi agar ucapan selamat pagiku setidaknya bisa menyapamu saat kamu memulai hari. Senang sekali melihatmu yang selalu bersemangat dan tersenyum saat memulai hari, walaupun (sedikitnya) aku tahu terkadang ada hal-hal berat yang terkadang kau simpan saja dibalik lengkung senyum yang layaknya pelangi itu.

"masalah kita adalah urusan kita sendiri..
tugas kita hanyalah memberikan senyum yang baik bagi orang lain, jangan sampai mereka terbebani dengan masalah yang sebenarnya bisa kita atasi sendiri.."

Sunday, October 5, 2014

Friday, September 26, 2014

Witing Tresno Jalaran Soko Kulino

September 26, 2014 1 Comments

Ini tentang cinta...


Seperti kata orang jawa, cinta adalah tentang pembiasaan.

Mungkin hari ini masih terasa biasa saja, karena bisa jadi kau baru saja menanam benihnya.

Sabar saja untuk terus menyiram dan memupuknya,

karena boleh jadi besok atau lusa, atau bahkan pada hari-hari yang kau nyaris lupa berapa hitungannya, tetiba buah dan bunganya bersemi dan diam-diam ia telah begitu mengakar kuat di hati.

Thursday, September 25, 2014

Behind The Scene

September 25, 2014 2 Comments


Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
 (Q.S. An-Nisaa’ : 32)




Ah, membaca ayat ini terasa sungguh mak jleb..

Pernahkah kalian membaca alquran kemudian kalian merasa bahwa sebenernya bukan alquranlah yang tengah kalian baca melainkan kalianlah yang dibaca oleh alquran ?

Hari ini saya merasakannya lagi untuk kesekian kali :'(

Wednesday, September 24, 2014

kzl

September 24, 2014 2 Comments
Katanya, kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal.


Ya, marah, kesal, pundung..atau apapun namanya. Entah mengapa memang seringnya kita timpakan pada orang yang paling kita cintai. Dan ya, terutama tentang pundung (yang menurutku sebenarnya sangat berbeda degan marah). Aku pernah bercerita padamu tentang "pundung" bukan?

Monday, August 11, 2014

Miskom (jilid 3)

August 11, 2014 2 Comments
Suatu hari di rumah baru orang tua saya diadakan sebuah arisan,
A: ibu saya
B: ibu-ibu tetangga

B: "Anak bu Tommy (ibu saya) ada berapa?"
A: "oh, ada dua, bu.. yang satu udah lulus kuliah, udah nikah malah. Namanya Lintang. Yang kedua baru tahun ini masuk kuliah, namanya Wulan.."
B: "hoo.. udah lama nikahnya?"
A: " Baru januari kemarin, ini ada album foto nikahannya..", ucap ibu saya seraya menyodorkan sebuah album.
B: " Wah, anak bu Tommy pinter ya milih mantu buat bu Tommy, wajahya mirip banget sama bu Tommy.."
A: "ah, masa?"
B: " Iya, tuh mirip banget.." , ucap ibu-ibu tetangga sembari menunjuk sebuah wajah di album tersebut.
A: "Lah, anak saya memang yang perempuan, bu.. yang laki-laki baru menantu saya.."
B: " Hoo, kirain..habis tadi namanya Lintang.."

-_-

*****

Suatu hari ketika saya berkumpul bersama sesama "ibu-ibu",
A: Saya
B: Ibu-ibu lain

B: "Ibu namanya bu siapa, bu?"
A: " Bu Lintang, bu.."
B: " Oh,,pak Lintangnya kerja dimana, bu?"
A: "eh, anu.. Lintang itu nama saya, nama suami saya Bambang.."

-_-a


Saturday, April 19, 2014

Selamat Malam, Hujan

April 19, 2014 0 Comments

Have you ever felt some kind of emptiness inside 
You will never measure up, to those people you
Must be strong, can't show them that you're weak 

Have you ever told someone something 
That's far from the truth 
Let them know that you're okay 
Just to make them stop 
All the wondering, and questions they may have 

Friday, January 31, 2014

Fa

January 31, 2014 0 Comments


وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَبَاتُ الْأَرْضِ فَأَصْبَحَ هَشِيمًا تَذْرُوهُ الرِّيَاحُ ۗوَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ مُقْتَدِرًا

Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
(Al Kahfi :45)


Friday, December 20, 2013

Al Furqan 74

December 20, 2013 2 Comments




kata Syaikh Abdul Bary Yahya:



"If love has blinded you, marriage will be an eye opener

Just be prepared that it's not all butterflies and rainbows, requires a lot of patience hence the reason for it 'completing half your deen'."


-----

hmm, well..
Allah has perfect timing 
Never early
Never late
It takes a little patience
And a lot of faith

bismillah
^_^

Sunday, December 15, 2013

Pundung

December 15, 2013 0 Comments
Pundung itu beda bgt sama marah.

Kebanyakan orang, terutama perempuan pasti sepakat sama hal ini. Kalo marah, kita bisa marah sama siapa aja, bahkan sama yg ga kenal. Misalnya di jalan ada yang nyaris nyerempet, kita bisa aja langsung marah. Atau di tv liat berita tentang korupsi, bisa aja kita ikutan ngerasa marah ke koruptor itu. Padahal ga kenal.

Tapi kalo pundung..
kita hanya bisa pundung sama orang yg sudah kita anggap dekat. Atau setidaknya secara emosional dekat. Dan biasanya, seseorang pundung bkn krn masalah yg besar. Cuma karena masalah yang kecil-kecil justru. Yang padahal kalo orang lain (yang ga dirasa deket)yang melakukan kesalahan itu, ga akan bikin pundung.