Tuesday, August 9, 2022
Wednesday, December 30, 2015
Tuan Hujan
Kamu sedang apa? Menatap masa depan? Oh, kamu sedang memandangi dia..
Sunday, October 4, 2015
Malam Bersenang-senang
I'm just a little bit caught in the middle
Life is a maze and love is a riddle
I don't know where to go I can't do it alone I've tried
And I don't know why
("The Show"-Lenka)
Beberapa waktu ini entah mengapa saya merasa begitu kacau, rumit, dan kurang stabil. Seolah-olah semua hal yang saya lakukan tak beres dan tak memuaskan. Sebab apa?
Ah, pertanyaan ini juga yang selalu ditanyakan oleh suami saya. Dan saya tak pernah yakin betul apa jawabannya.
Pekerjaan rumah yang (seolah) tak kunjung beres?
Ya, bisa jadi. Kepala saya sering terserang cenat-cenut akut ketika melihat pekerjaan rumah belum beres. Beruntungnya saya dikaruniai seorang suami yang baik hati, lapang dada, dan ganteng (pujian berbayar :p ) yang akan tetap tersenyum ketika pulang ke rumah dan melihat banyak pekerjaan rumah yang belum beres dan dengan senang hati ia membereskannya. Enak dong? Harusnya iya..tapiii.. segera setelah itu saya akan diserang cenat-cenut akut lagi karena perasaan bersalah dan perasaan tak cukup baik menjadi istri. Duh.
Friday, September 18, 2015
Kecocokan Jiwa
Pada salah satu kajiannya, ustadz Salim A Fillah pernah berkata,
" Kahlil Gibran pernah menyatakan, jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Tidak. Cinta itu adalah anak dari kecocokan jiwa. Dan selama kecocokan jiwa itu tiada, cinta tak akan pernah hadir. Dalam hitungan tahun..bahkan milenia.
Sebab apa?
Ruh-ruh itu seperti pasukan yang ada di dalam kesatuan-kesatuan. Kalau mereka saling mengenal maka mereka itu mudah untuk sepakat. Kalau mereka tidak saling mengenal maka mereka gampang untuk berselisih.
Pasukan itu kenal satu sama lain pakai apa? Pakai sandi. Pakai kode. Kalaupun tidak bertemu, hatta terhalang bukit tapi kalau kodenya nyambung, maka merela sepakat.
Yang sama adalah rumus jodoh itu, kalau sama-sama hati mereka tunduk pada Allah, mengenal Allah swt, dan mengabdikan hidup ini untuk Allah.
Agama itu cara memandang hidup, cara memandang mati, cara memandang hidup setelah mati, cara memandang pencipta hidup dan mati, cara memandang pasangan, lingkungan, dan kesemua mahluk Allah swt.
Maka kesamaan dalam hal itu, kesejiwaan, adalah jaminan kebaikan bagi pernikahan."
*****
Tetiba terputar memori saat aku mengajukan pertanyaan terakhir di sesi "perkenalan" kita,
"Kenapa saya?"
"Apa?"
"Iya, kenapa memilih saya untuk menjalani proses ta'aruf ini?"
Aku sudah menebak kau akan menjawab dengan klise, "ya..karena lintang demikian, demikian.."
"Karena saya merasa ada kecocokan jiwa", jawabmu singkat.
Ah, oke. Skakmat. Selesai perkara.
*****
All of my doubt
suddenly goes away somehow
One step closer..
:')
Monday, August 24, 2015
Dormansi
Mungkin,
mungkin saja ini hanya seperti bebiji yang mengalami dormansi. Hanya tinggal menunggu kondisi yang tepat maka nanti kau akan melihatnya tumbuh dengan pesat.
Atau ini hanya layaknya merindunya padang ilalang pada hujan. Yang, meskipun entah kapan, ia yakini betul akan datang.
Ah, sudahlah.. apa perlu kunyanyikan untukmu sebuah lagu?
"Langit tak selamanya kelabu
Jangan larut dalam haru-biru
Bersabar selami waktu
Semua pasti berlalu..
Dan mentari yang kan bersinar
Memberi cahaya harapan
Bangkitlah raih impian capai masa depan.."
Lalu, jika semuanya tetap begini sampai nanti bagaimana?
Tak apa, seperti katanya, dunia ini kan sesaat. Iya. Sesaat..
Friday, April 17, 2015
Mengheningkan Cipta
Wednesday, October 22, 2014
Hidup Seperti Vegetable Brownie

Percayalah ini bukan tulisan promosi produk Nutritiaflava..
(eh..tapi kok sebut merk? -_-")
Mungkin ada yang belum tahu vegetable brownie ? Ini adalah salah satu nama varian kue Nutritiaflava. Dari namanya saja pasti sudah bisa menebak kalau kue ini terbuat dari sayuran. Iya, kue ini berisi cincangan brokoli dan wortel. Awalnya saya juga tidak yakin kue dengan bahan yang lebih mirip bahan cap cay ini akan jadi kue yang enak. Tapi ternyata setelah dibuat rasanya enak.. T_T *terharu*. Dan ini bukan klaim sepihak, para konsumen juga banyak yang berpendapat begitu, hehe..
Thursday, October 16, 2014
Bosan (Lagi)
Hai, mau menyimak racauanku kembali ?
Ah, sebenarnya aku tidak yakin kau akan membacanya. Setidaknya tidak saat ini. Malam selarut ini mungkin kau sudah bermigrasi ke alam mimpi. Tapi tak apa, besok atau lusa tulisan ini masih
Aku ingin kembali bercerita padamu tentang rasa bosan-jangan bosan, ya- dan juga beberapa rasa yang akhir-akhir ini aku khawatirkan. Pasti kau tahu bahwa diantara kita sebenarnya akulah mahluk yang lebih gampang merasa bosan. Ya, bahkan pada hal-hal yang menurutku menyenangkan. Dan tersebab oleh itu aku sungguh khawatir jika kisah kita pada akhirnya akan menjadi klise dan membosankan. Tidak hanya bagiku, mungkin justru bagimu, atau bagi kita berdua di saat yang bersamaan. Tak hanya itu. Aku juga mengkhawatirkan jika suatu saat emosi kita membadai. Yang seperti dikatakan teman kita, badai pasti berlalu tetapi biasanya ketika ia berlalu semuanya sudah porak poranda.
Wednesday, October 15, 2014
Prasangka
Friday, October 10, 2014
Bosan
Hai, kamu..
sudah berapa waktu kita tidak bertemu ?
Akhir-akhir ini aku jadi curiga kau sudah membuat janji dengan hujan. Ya, membuat janji untuk mendatangiku jarang-jarang. Semenjak aku di sini, di tempat ramai tapi sepi ini, entah mengapa kalian terlihat tega membiarkan aku sendiri. Tapi aku selalu yakin kau juga seperti hujan, jika lama tak datang, ia hanya tengah berkelana mengumpulkan uap air terbaik dari segenap samudera untuk kemudian menemuiku dengan rinai terbaiknya.
Tuesday, October 7, 2014
Tentang Kamu
Kepada kamu yang entah bagaimana membuatku jatuh hati dan seringkali (atau hampir selalu?) menginspirasi.
Hai, kamu.. iya kamu..
sebenarnya aku ingin menuliskannya tadi pagi agar ucapan selamat pagiku setidaknya bisa menyapamu saat kamu memulai hari. Senang sekali melihatmu yang selalu bersemangat dan tersenyum saat memulai hari, walaupun (sedikitnya) aku tahu terkadang ada hal-hal berat yang terkadang kau simpan saja dibalik lengkung senyum yang layaknya pelangi itu.
"masalah kita adalah urusan kita sendiri..
tugas kita hanyalah memberikan senyum yang baik bagi orang lain, jangan sampai mereka terbebani dengan masalah yang sebenarnya bisa kita atasi sendiri.."
Sunday, October 5, 2014
Catatan Hati Seorang Ibu Hamil (Part 1)
Friday, September 26, 2014
Witing Tresno Jalaran Soko Kulino
Ini tentang cinta...
Seperti kata orang jawa, cinta adalah tentang pembiasaan.
Mungkin hari ini masih terasa biasa saja, karena bisa jadi kau baru saja menanam benihnya.
Sabar saja untuk terus menyiram dan memupuknya,
karena boleh jadi besok atau lusa, atau bahkan pada hari-hari yang kau nyaris lupa berapa hitungannya, tetiba buah dan bunganya bersemi dan diam-diam ia telah begitu mengakar kuat di hati.
Thursday, September 25, 2014
Behind The Scene
Ah, membaca ayat ini terasa sungguh mak jleb..
Pernahkah kalian membaca alquran kemudian kalian merasa bahwa sebenernya bukan alquranlah yang tengah kalian baca melainkan kalianlah yang dibaca oleh alquran ?
Hari ini saya merasakannya lagi untuk kesekian kali :'(
Wednesday, September 24, 2014
kzl
Ya, marah, kesal, pundung..atau apapun namanya. Entah mengapa memang seringnya kita timpakan pada orang yang paling kita cintai. Dan ya, terutama tentang pundung (yang menurutku sebenarnya sangat berbeda degan marah). Aku pernah bercerita padamu tentang "pundung" bukan?
Monday, August 11, 2014
Miskom (jilid 3)
A: ibu saya
B: ibu-ibu tetangga
B: "Anak bu Tommy (ibu saya) ada berapa?"
A: "oh, ada dua, bu.. yang satu udah lulus kuliah, udah nikah malah. Namanya Lintang. Yang kedua baru tahun ini masuk kuliah, namanya Wulan.."
B: "hoo.. udah lama nikahnya?"
A: " Baru januari kemarin, ini ada album foto nikahannya..", ucap ibu saya seraya menyodorkan sebuah album.
B: " Wah, anak bu Tommy pinter ya milih mantu buat bu Tommy, wajahya mirip banget sama bu Tommy.."
A: "ah, masa?"
B: " Iya, tuh mirip banget.." , ucap ibu-ibu tetangga sembari menunjuk sebuah wajah di album tersebut.
A: "Lah, anak saya memang yang perempuan, bu.. yang laki-laki baru menantu saya.."
B: " Hoo, kirain..habis tadi namanya Lintang.."
-_-
*****
Suatu hari ketika saya berkumpul bersama sesama "ibu-ibu",
A: Saya
B: Ibu-ibu lain
B: "Ibu namanya bu siapa, bu?"
A: " Bu Lintang, bu.."
B: " Oh,,pak Lintangnya kerja dimana, bu?"
A: "eh, anu.. Lintang itu nama saya, nama suami saya Bambang.."
-_-a
Saturday, April 19, 2014
Selamat Malam, Hujan
Friday, January 31, 2014
Fa
Friday, December 20, 2013
Al Furqan 74
kata Syaikh Abdul Bary Yahya:
Never late
It takes a little patience
And a lot of faith
Sunday, December 15, 2013
Pundung
Kebanyakan orang, terutama perempuan pasti sepakat sama hal ini. Kalo marah, kita bisa marah sama siapa aja, bahkan sama yg ga kenal. Misalnya di jalan ada yang nyaris nyerempet, kita bisa aja langsung marah. Atau di tv liat berita tentang korupsi, bisa aja kita ikutan ngerasa marah ke koruptor itu. Padahal ga kenal.
Tapi kalo pundung..
kita hanya bisa pundung sama orang yg sudah kita anggap dekat. Atau setidaknya secara emosional dekat. Dan biasanya, seseorang pundung bkn krn masalah yg besar. Cuma karena masalah yang kecil-kecil justru. Yang padahal kalo orang lain (yang ga dirasa deket)yang melakukan kesalahan itu, ga akan bikin pundung.











